Bisnis Pornografi Berkembang Subur di Internet

18 12 2008

Stop Pornografi

Say NO ! To Pornografi & Pornoaksi

Tahukah Anda berapa jumlah uang yang beredar dalam lingkaran bisnis pornografi di internet ? Sebuah survei pada tahun 2001 mengungkapkan bahwa pendapatan sektor situs porno di Amerika Serikat mencapai 230 juta dolar dan menaik tajam pada tahun 2006 menjadi 400 juta dolar. Pertumbuhan situs porno sungguh luar biasa. Berdasarkan laporan dari American Demographics Magazine, jumlah situs jenis tersebut meningkat dari 22.100 pada tahun 1997 menjadi 280.300 pada tahun 2000 atau bisa dibilang melonjak 10 kali lebih dalam kurun waktu 3 tahun. Jika dirata – rata, setiap hari muncul sekitar 200-an lebih situs porno baru. Jelas sekali terlihat bahwa bisnis pornografi bukanlah bisnis kecil – kecilan. Sehingga, banyak orang yang tergoda untuk ikut bermain dalam bisnis ini agar mendapatkan keuntungan yang besar.

Lalu bagaimana dengan perkembangan bisnis haram ini di Indonesia ? Indonesia merupakan salah satu negara pengakses situs porno tersebut. Bahkan, menempati peringkat ketujuh dalam hal pencarian untuk konten – konten haram tersebut (detikinet, 28/3/2007). Sungguh sangat mencengangkan. Negara yang mayoritas penduduknya adalah muslim kini sedang terjangkit virus pornografi. Jika hal ini dibiarkan terus menerus, masa depan bangsa akan hancur karena mental masyarakatnya mulai digerogoti oleh konten – konten pornografi. Apalagi melalui internet yang kini dengan mudah dapat diakses bahkan oleh anak sekolah dasar sekalipun.

Dengan kondisi demikian itu, apa yang telah dilakukan pemerintah kita ? Telah kita ketahui bersama bahwa beberapa bulan yang lalu UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) telah disahkan oleh pemerintah. Namun, sampai saat ini, efek dari ditetapkannya UU yang di dalamnya juga mengatur tentang larangan konten pornografi di internet tersebut belum terlihat. Pemblokiran terhadap situs – situs porno masih belum terdengar kabarnya. Sempat di awal dulu terdengar. Namun, semakin lama kabar itu tidak terdengar lagi. Memang yang dapat melakukan pencegahan paling efektif dari bahaya situs pornografi ini kembali kepada pribadi masing – masing. Namun demikian, pemerintah sebagai pemegang kekuasaan publik harus bertanggung jawab dalam penanganan masalah ini. Jika pemerintah dalam hal ini depkominfo dengan serius ingin menghentikan aktivitas situs pornografi tentu salah satu jalan yang harusnya bisa ditempuh adalah memaksa internet service provider (ISP) untuk melakukan pemblokiran terhadap konten pornografi. Memang sungguh banyak pihak yang berkepentingan di dalamnya tetapi hal ini harus dilakukan demi masa depan bangsa.

Posted By : Evan Yofiyanto @ Evan’s Blog : My Diary (blog.its.ac.id/freax)

[FREAX]


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: