Di Balik Kesuksesan Barack Obama

18 12 2008

Barack Obama

Barrack Obama

Calon Presiden Amerika Serikat Pertama Dari Kulit Hitam

Seorang tokoh yang kini sering menjadi perbincangan banyak orang adalah Barack Obama, calon presiden Amerika Serikat pertama dari kulit hitam. Setiap hari berita tentang Obama terus muncul di media. Dari jajak pendapat di sebagian besar negara bagian menunjukkan bahwa kesempatan calon presiden dari partai Demokrat tersebut untuk menjadi presiden berikutnya lebih besar dari pada saingannya dari partai Republik, John McCain. Ada cerita apakah dibalik kesuksesannya tersebut hingga mengantarkannya menjadi calon orang nomor 1 di Amerika Serikat tersebut ? Obama lahir pada 4 agustus 1961 di Hawaii. Ketika berusia 6 tahun, Obama pernah tinggal di Jakarta, Indonesia, selama 4 tahun bersama ibunya. Kemudian, Obama kembali ke Amerika.

Dalam perjalanan kariernya, sebelum mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat, Obama telah menjadi seorang senator Amerika Serikat dari negara bagian Illionis. Obama menjadi senator kulit hitam ke-5 dalam sejarah Amerika Serikat. Sebelumnya, Obama menjadi dosen di Universitas Chicago, serta presiden Afrika – Amerika pertama kalinya pada jurnal bergengsi, Harvard Law Review, ketika Obama masih belajar di Universitas Harvard.

Sebelum menjadi calon resmi dari partai Demokrat Obama harus bersaing ketat dengan Hillary Clinton, istri presiden Bill Clinton. Ketatnya persaingan Obama dengan Hillary sempat memunculkan dugaan akan pecahnya dukungan pemilih dari partai Demokrat jika salah satu dari mereka berdua terpilih menjadi calon resmi. Namun, dengan kemampuan komunikasinya yang bagus dan karismanya, Obama berhasil mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon resmi Demokrat dari Hillary. Obama pun telah membuktikan bahwa isu tentang perpecahan di pendukung Demokrat tidak benar. Obama berhasil mendapat dukungan dari mantan saingannya, Hillary dan Bill Clinton.

Perjuangan Obama tidak hanya selesai sampai di situ. Obama masih harus bersaing dengan calon presiden dari partai Republik John McCain. Hari  demi hari dijalani Obama dengan berkampanye. Persaingan dengan McCain yang lebih senior darinya memang cukup berat. Ketatnya persaingan keduanya juga dapat dilihat dari ejekan – ejekan yang sempat keluar dari mulut John McCain terhadap Obama yang dianggap belum berpengalaman. Namun, Obama memiliki strategi yang bagus untuk menangani ejekan yang sering dilontarkan lawannya. Obama memilih John Biden untuk menjadi calon wakil presiden. Joe Biden adalah politisi & pengacara senior yang telah banyak berpengalaman serta senator senior dari Delaware. Strategi tersebut telah memperkuat pondasi Obama memantapkan langkahnya menuju kursi kepresidenan.

Posted By : Evan Yofiyanto @ Evan’s Blog : My Diary (blog.its.ac.id/freax)

  [FREAX]


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: