Problematika Umat

20 12 2008

Kajian Islam Kontemporer (Ustadz Musholli)

@ PPSDMS Nurul Fikri Regional 4 Surabaya

Kajian Islam Kontemporer

Islam Menjadi Ancaman Utama Bagi Dunia Barat

Kajian Islam kontemporer menjadi momen pertama bagi peserta PPSDMS regional 4 untuk bertemu langsung dengan direktur PPSDMS, bapak Musholli, di asrama tercinta. Dalam kajian islam kontemporer yang pertama ini, pak Musholli membawakan materi tentang “Problematika Umat”. Sebelum materi dimulai, dilakukan tadarrus Al-Qur’an bersama – sama dengan membaca QS. Yunus ayat 7 – 18. Barulah setelah selesai tadarrus, pak Musholli menyampaikan materi tersebut. Materi problematika umat terbagi dalam 5 bagian, yaitu :

  1. sains, teknologi, dan ekonomi
  2. sosial, politik, dan kemanusiaan
  3. perpecahan umat
  4. kepemimpinan dan sumber daya manusia
  5. pemahaman Islam.

Pada bagian sains, teknologi, dan ekonomi, pak Musholli menyampaikan bahwa komunis hanya menjadi ancamam dunia barat dalam bidang militer dan ekonomi. Namun, musuh utama dunia barat tersebut adalah Islam. Kenapa Islam ? Karena Islam dinilai memiliki nilai – nilai spiritual yang khas dan memberikan kebebasan penuh kepada umatnya. Dari segi ekonomi dunia Islam, terdapat ketimpangan. Economy of hajj, ekonomi yang berkenaan dengan pengelolaan ibadah haji memutar uang  170-an trilliun rupiah per tahun sebagian besar dinikmati oleh para pengusaha travelling dan kebutuhan jama’ah haji. Para pengusaha tersebut adalah orang asing yang memiliki modal besar. Masih di bidang ekonomi, dibahas pula pengakuan yang kontroversial dari John Perkins, salah seorang perusak ekonomi. John Perkins mengakui bahwa 90% hutang yang diberikan kepada negara yang terkena krisis akan dibayar kembali melalui perusahaan asing yang berada di negara tersebut, investasi dan kerjasama yang penuh konspirasi untuk menghancurkan Islam dengan kerajaan Arab Saudi, kasus invasi AS ke Irak (Saddam Husein), serta IMF yang membiayai economic HitMen. Pada bagian yang lainnya dijelaskan bahwa pemahaman tentang ayat – ayat qauliyah dan kauniyah haruslah dipahami secara penuh dan satu kesatuan. Munculnya berbagai aliran – aliran / sekte adalah dikarenakan pemahaman yang setengah terhadap ayat – ayat tersebut.Posted By : Evan Yofiyanto @ Evan’s Blog : My Diary (blog.its.ac.id/freax)[FREAX]


Actions

Information

2 responses

3 06 2009
pembelaislam

“…memberikan kebebasan penuh kepada umatnya…”

Menurut saya ada yang kurang pas dengan pernyataan tersebut. Bagaimana menurut antum?

11 06 2009
EVAN

@ Pembela Islam
“…memberikan kebebasan penuh kepada umatnya…”. Kebebasan dalam kalimat ini ada pada konteks kebebasan/kemerdekaan atas HAM yang dianugerahkan oleh Allah kepada Manusia. Namun, tetap dalam naungan Syari’at Islam…
Kalimat ini sebenarnya adalah pembanding dengan masyarakat di negara Komunis yang kebebasannya dikekang oleh Negara. “komunis hanya menjadi ancamam dunia barat dalam bidang militer dan ekonomi.”
Jazakallah atas commentnya…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: