Since Good Leaders Are Not Good Enough Bagian 1

26 02 2009

Self-Development Training (Bapak Arif Munandar)

@ PPSDMS Nurul Fikri Regional 3 Yogyakarta

Evan’s Blog - TPD PPSDMS Reg 4 Surabaya

Kegiatan TPD pada bulan Pebruari ini dilaksanakan dalam rangkaian acara Latgab 2 PPSDMS Wilayah Timur Regional 3 Yogyakarta & Regional 4 Surabaya bertempat di asrama PPSDMS Regional 3 Yogyakarta. Peserta Latgab dari Surabaya tidak mengikuti sesi TPD secara langsung sebagai konsekuensi atas keterlambatan. Oleh karena itu, sebagai tindakan solusi agar tetap mendapatkan materi TPD, beberapa peserta tersebut ikut mendengarkan sesi TPD secara tidak langsung serta mengadakan share materi TPD dengan 4 orang peserta lainnya yang sebelumnya telah mengikuti sesi TPD dalam Latgab Wilayah Barat. Berikut ini adalah beberapa poin-poin penting yang dapat diambil dan dijadikan pelajaran dari kegiatan tersebut :*      Menjadi Presiden BEM, Ketua LDK, dan jabatan-jabatan strategis lainnya hanyalah bonus, tetapi yang terpenting adalah bagaimana peserta melakukan manajemen diri sendiri sehingga tidak sampai merugikan orang lain.

*      Dalam sebuah organisasi, visi adalah milik pemimpin yang kemudian akan dishare dan dihayati oleh pengikutnya.

*      Jembatan antara visi & program kerja adalah berupa strategic target melalui kebijakan-kebijakan tiap departemen.

*      Program kerja adalah bentuk dari misi. Program kerja bukanlah warisan tahun-tahun sebelumnya, tetapi disesuaikan dengan misi yang dibawa oleh kepengurusan saat itu.

*      “Transformation in our world never be initiated by many people. It’s always originated by a few selected people. Are you the selected one ?” Perubahan tidak dimulai dengan gerakan oleh banyak orang melainkan oleh sedikit orang yang terpilih saja.

*      Ada aturan-aturan yang harus difokuskan untuk dimiliki oleh seorang pemimpin yang membedakannya dengan seorang manajer. Berikut adalah aturan-aturan yang membedakan antara seorang manajer -> seorang pemimpin :

1.      copying with complexity -> copying with change

2.      planning & budgeting -> setting directions

3.      doing the things right -> doing the right things

4.      how to -> what/why?

5.      here & now, learning from the past -> be somewhere one day, learning from the future

6.      short-term -> long-term

7.      administration -> innovation

8.      risk avoidance -> risk taking

9.      maintenance -> development

10.  problems -> solutions

11.  system/structure -> people

12.  organizing & staffing -> attuning people

13.  controlling & problem solving -> motivating & inspiring

14.  compliance -> commitment

15.  obedience, discipline, rigidity -> freedom, creativity, room for mistakes

16.  controlling -> empowerment

17.  position & power seeking -> benefit, contribution, values

*      Seorang pemimpin dikenang dari “legassi” (peninggalannya)

*      Terdapat 5 level leader dari mulai level tertinggi hingga yang terendah :

1.      Level 5 leader : pemimpin yang dihormati oleh bawahan dan musuhnya

2.      Effective leader : pemimpin yang dihormati karena jasanya yang signifikan terhadap orang lain

3.      Competent manager : pemimpin yang diikuti karena memiliki kompetensi yang tidak dimiliki orang lain

4.      Contributing team member : pemimpin yang mengambil keputusan-keputusan populis untuk menjaga hubungan baik dengan konstituennya

5.      Highly capable individual : pemimpin yang menjalankan tujuannya dengan menggunakan ancaman sebagai treatment kepada bawahannya.

*      Level 5 leader : “kombinasi paradoksial antara ambisi professional & kerendahan hati”Mentransformasikan ego ke dalam ambisi besar untuk membangun organisasi yang hebat.

–          Menciptakan hasil kerja yang luar biasa untuk mendorong perubahan dari good menuju great -> menunjukkan kerendahan hati yang luar biasa menghindari pujian public dan tidak pernah membual

–          Gigih untuk melakukan apapun seberapa pun sulitnya untuk mencapai hasil yang terbaik dalam jangka panjang -> bekerja dalam kesunyian, tenang namun mantap, mengandalkan standar yang jelas untuk memotivasi bukan charisma

–          Menciptakan standard organisasi yang hebat dalam jangka dan sama sekali tidak bersedia untuk menguranginya -> menyalurkan ambisi pada organisasi, menyiapkan pengganti untuk mewujudkan hasil yang lebih hebat

–          Bercermin, bukannya melihat keluar, menyalahkan orang lain, factor eksternal atau orang lain atas kegagalan yang terjadi -> menisbahkan ke luar orang lain, factor eksternal, nasib baik bukan kepada diri sendiri, kesuksesan yang diraih.

*      Where do they come from? Dari level yang tertinggi hingga yang terendahContribution leaderGreat resultsExcellent competenciesPersistent & consistent giant inner motivationIntegrity, maturity, and abudance mentality

*      3 Kredo yang harus dipegang oleh peserta PPSDMS :

Respect People

Respect Time

Respect System

Posted By : Evan Yofiyanto @ Evan’s Blog : My Diary (blog.its.ac.id/freax)

[FREAX]


Actions

Information

2 responses

4 03 2009
lutfiana

iyaya, yofi kan PPSDMS.. hampir saja saya lupa.
Gitu yah pengalaman didalamnya.. untung saja PPSDMS cuman buat cowok, kalo cewek ada…InsyaAlloh saya GAK bakal ikutt…
hehehehehehe

5 03 2009
EVAN

@ Lutfiana
ikut PPSDMS tw tidak Yofi tetaplah Yofi,,, penyuka Tantangan & Petualangan…
wah, ikut PPSDMS tu sangat menyenangkan lho… byk hal2 baru yang bs smpyn dptkan di sana… Trust Me !!!😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: