Emotionally Intelligent Leaders Bagian 1

10 06 2009

Self-Development Training (Bapak Arif Munandar)

@ PPSDMS Nurul Fikri Regional 4 Surabaya

Evan’s Blog - TPD PPSDMS Reg 4 Surabaya

*      Orang yang cerdas secara emosi : bagus dalam mengartikulasikan konten yang ada di alam pikirnya hingga mudah ditangkap orang lain dengan kemasan yang menarik.

*      5 W + 1 H : cerdas emosional tidak hanya mengetahui substansi saja.

*      Punya cara yang berbeda untuk pendekatan tiap jenis orang (pragmatis ataupun visioner).

*      Hadist : “Berbicaralah kepada orang lain sesuai dengan kadaranya”.

*      No great leader without great emotional intelligence  :

  • Leader’s key words : people – transformation – contribution
  • Leader’ main job : attuning people to build shared meaning, shared vision, and shared values.

Attuning : mencari gelombang frekuensi yang tepat.

*      Sekali Anda lari dari masalah, Anda pasti akan memiliki sifat embedded untuk lari dari masalah seumur hidup Anda.

*      Banyak pemimpin besar gagal karena tidak bisa menjadi good listener (understanding people).

*      Total capital and it’s related intelligenceIQ (membuat hidup menjadi lebih mudah) :

  • Physical capital
  • Intellectual capital

EQ (membuat lebih mudah diterima lingkungan, sehingga hidup menjadi lebih menyenangkan). EQ punya 2 domain : intrapersonal skill & interpersonal skill :

  • Social capital

SQ (membuat hidup bermakna dan kontributif, sehingga membuat termotivasi dan berbahagia) :

  • Spiritual capital

*      Points from the verse : How to attune people

  • Rahmat Allah
  • Kepekaan hati (EQ)
  • Sikap lembut namun tegas
  • Perilaku santun namun lugas (memaafkan, bermusyawarah, dll).

*      Emotionally intelligent leader is able :Influence & Convince others to accept his ideas and to feel his feelings by communicating openly without personally attacking or emotionally hurting them. And be able to build resonance.

*      Failure in mananging emotions.

  • Negative emotional hijacking : pembajakan informasi dari otak. Respon terlalu reaktif dalam hal social yang normal, bukan kritis.
  • Alexithymin : emotional flatness / poker face (tidak menunjukkan perasaan lewat ekspresi wajah karena terlalu kuat menekan emosi).

*      Ambil keputusan untuk penggunaan perasaan dengan wisdom. Bikin rahasia itu 100% tertutup atau 100% terbuka. Jangan sampai ada yang tahu bahwa ada rahasia yang sengaja ditutup-tutupi.

*      Pendekatan untuk kelompok oposisi harus menggunakan pendekatan interest / kepentingan.

*      Kenapa harus mencari perbedaan ? perbedaan adalah sebuah kemutlakan.

*      Great leader

  • Work through the emotions, not just vision, strategies, or powerfull idea
  • Ignite passion and inspire the best in their followers
  • Rigorous, not ruthless (tegas dan punya sikap tetapi tidak kasar)
  • Move their followers.

*      Leaders’ word not just private matter :

  • How people feel about being part of the organization – the climate – account for 20-30% of performance
  • 50-70% of the feeling can be traced to the actions of the leader
  • The more emotionally demanding the organization’s daily life, the more emphatic and supportive the leader needs to be.

Conclusion : all organizations need resonant leaders.

*      Resonance : sebuah kondisi di mana setiap gerakan menuju ke arah yang sama.Resonance vs Dissonance

  • Resonance : means that people emotional centers are in synch in a positive way
  • Resonant leaders : are attuned to the people’s feelings and move them in a positive emotional direction. The followers are engaged, light up, and vibrate with the leader’s upbeat and enthusiastic energy
  • Dissonance : refers to a lack of harmony
  • Dissonant leaders : are lack of empathy are out of synch of the group; transmit emotional tones that resound in a negative register. The followers become defensive, refuse to be responsible, or stonewalled, avoiding contact with the leaders.

*      Who dissonant leaders really are:QS. Al-Munaafiquun ayat 4 : “Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. Dan jika mereka berkata kamu mendengarkan perkataan mereka. Mereka adalah seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya), maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka sampai dipalingkan (dari kebenaran)?“wake up call” : nasihat / kritik

*      Species of dissonant leaders (kurang percaya diri sehingga menggunakan alat)

  • An abusive tyrant who bawls out and humaliats people (perkataan dan tindakan kasar) 
  • A manipulative sociopath (sering menggunakan kata “Demi …”)
  • A leader who use a surface charm, social polish, or charisma, to misled and manipulate
  • A clueless leader who also might be a self-absorbed one (populist for relationship)
  • The demagogue who uses a mix of fear and anger (membuat common enemy untuk menakut-nakuti).

*      Niat yang tidak manipulatif bisa dilihat dari 4 hal : kejujuran, ketulusan, integritas, dan tanggung jawab.

*      Pemimpin harus dapat membunyikan data. Membuat data dapat berbicara bukan manipulative / membual.

*      Memahami seluruh data organisasi dan kuasai data adalah salah satu cara seorang leader untuk mulai memimpin organisasi yang baru saja dia masuki.

*      The roots of leadership dissonance :“Spiritual Capital Problems”

1.      Lack of honesty, integrity, and sincerity

2.      Lack of professional will and personal humility

3.      Scared of mentality instead of abundant mentality

4.      Tendency to manipulate instead of motivate

5.      Self-centeredness.

*      Continues of leadership styles“Shifting Gears”

1.      Visionary (menggunakan visi)

2.      Coaching (memberikan contoh untuk setiap personel)

3.      Affiliative (membangun ikatan emosional)

4.      Democratic (mencari titik temu/konsensus melalui kajian bersama secara mudah)

5.      Pacesetting (menggunakan target)

6.      Commanding (menggunakan instruksi)

Harus memperhatikan dosis dalam penggunaannya.

Posted By : Evan Yofiyanto @ Evan’s Blog : My Diary (blog.its.ac.id/freax)[FREAX]


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: