G20, Peran Strategis Indonesia Di Tengah Pergeseran Perekonomian Dunia

3 10 2009

Evan’s Blog (G-20 Pittsburgh Summit 2009)

Sebuah kesempatan emas akhirnya datang bagi Indonesia untuk menunjukkan eksistensinya di dunia internasional. Indonesia menjadi peserta G20 summit, Pertemuan para pemimpin dari 20 negara maju dan berkembang yang diadakan selama 2 hari, 24-25 September 2009 di Pittburgh, Amerika Serikat. Negera-negara G20 merepresentasikan 85 persen perekonomian dunia. Negara-negara G20 terdiri dari Argentina, Australia, Brasil, Kanada, China, Perancis, dan Jerman. Lalu India, Indonesia, Italia, Jepang, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, serta Korea Selatan. Kemudian Turki, Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Eropa yang diwakili oleh negara yang memegang dewan kepemimpinan dan Bank Sentral Eropa. Pertemuan ini akan membahas berbagai masalah global seperti isu pemanasan global dan krisis ekonomi global. Dalam pertemuan ini pula, secara resmi G20 ditetapkan sebagai pengganti G8, kelompok yang terdiri dari 8 negara maju dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia.

Digantikannya G8 dengan G20 telah menunjukkan adanya pergeseran perekonomian dunia. Sebelumnya, Perekonomian dunia dikendalikan oleh negara-negara maju di benua Amerika dan Eropa. Namun, setelah terjadinya krisis ekonomi global, raksasa-raksasa ekonomi dari benua Asia seperti China dan India mulai tampil dan ikut mengendalikan perekonomian dunia. Nah, di sini pula Indonesia sebagai wakil dari negara berkembang, negara paru-paru dunia, serta negara dengan penduduk muslim terbesar dunia ikut ambil peran. Indonesia memiliki peran strategis sebagai wakil negara berkembang untuk ikut mengendalikan pertumbuhan ekonomi dunia agar seimbang antara negara maju dan berkembang serta mengawasi langkah-langkah pemberian stimulus ekonomi untuk mengatasi krisis ekonomi global. Sebagai negara paru-paru dunia, Indonesia dapat berperan dalam memperkuat kesepakatan baru yang akan digunakan untuk menggantikan protokol Kyoto. Protokol Kyoto akan berakhir pada 2012. Indonesia juga berkesempatan untuk menyampaikan pandangannya tentang isu-isu timur tengah serta terorisme di hadapan dunia dari sudut pandang sebagai negara dengan umat Islam terbesar di dunia. Hubungan Islam dan Barat dapat dijembatani oleh Indonesia. Dari G20 summit ini diharapkan agar Indonesia tidak sekedar tampil di kancah internasional saja, tetapi juga dapat menjalankan peran aktifnya dengan baik. Dengan demikian, politik luar negeri bebas aktif yang menjadi cita-cita bersama dapat terwujud.

Posted By : Evan Yofiyanto @ Evan’s Blog : My Diary (blog.its.ac.id/freax)

[FREAX] 


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: