Buku TA : Forensic Odontology untuk Identifikasi Manusia Berdasarkan Gigi

12 02 2010

Forensic odontology adalah ilmu yang mempelajari tentang keunikan gigi. Forensic odontology dimanfaatkan oleh badan penegak hukum untuk  mengeksploitasi pengenal biometrik sebagai alat kunci dalan pengenalan forensik. Dengan adanya evolusi dalam teknologi informasi dan besarnya jumlah kasus yang membutuhkan investigasi oleh ahli forensik, sehingga automatisasi pengidentifikasi forensik tidak bisa dihindarkan lagi. Pengidentifikasian forensik yang dilakukan sebelum kematian seseorang dinamakan pengidentifikasian ante-mortem (AM). Sedangkan, Pengidentifikasian forensik yang dilakukan setelah kematian seseorang dinamakan pengidentifikasian post-mortem (PM).

Ketika pengidentifikasian dilakukan lebih dari dua minggu setelah kejadian, sebuah pengenal biometrik PM harus dapat bertahan dalam kondisi itu dan melawan pembusukan yang mempengaruhi seluruh bagian tubuh. Fitur-fitur gigi dapat dipertimbangkan sebagai kandidat terbaik untuk pengidentifikasian PM. Hal ini dikarenakan ketahanan dan keanekaragaman fitur-fitur gigi.

Forensic odontology mempelajari pengaplikasian gigi dalam penindaklanjutan hukum, termasuk penanganan yang tepat, pemeriksaan, dan evaluasi terhadap bukti gigi yang kemudian akan dipresentasikan di depan pengadilan. Ilmu ini melingkupi sebuah variasi yang luas dari topik-topik pengidentifikasian individu, pengidentifikasian massal, dan analisis tanda gigitan. Pembelajaran ilmu  gigi dalam sebuah kasus hukum dapat berupa sepotong bukti yang terlibat atau sebuah aspek dengan kontroversi yang luas. Salah satu bukti yang diambil dari gigi dapat digunakan untuk pengidentifikasian seseorang yang memiliki gigi tersebut. Hal ini dilakukan dengan menggunakan data rekaman gigi atau foto gigi.

Secara tradisional, ahli forensik gigi mengandalkan pada morfologi dari restorasi gigi (tambalan gigi, mahkota gigi, dan lainnya) untuk mengidentifikasi korban. Akan tetapi, material modern yang digunakan dalam restorasi dan tambalan gigi memiliki karakteristik radiografis yang buruk. Oleh karena itu, sangat penting untuk membuat keputusan pengidentifikasian berdasarkan fitur-fitur gigi yang sifatnya melekat seperti morfologi akar dan mahkota gigi, ukuran gigi, sudut kemiringan, ruang antara gigi dan lubang penghubung rongga hidung dengan batok kepala (sinus).

Terdapat beberapa sistem pengidentifikasian PM dengan bantuan komputer. CAPMI dan WinID adalah yang paling terkenal dari sistem-sistem tersebut. Akan tetapi, sistem-sistem tersebut belum menyediakan automatisasi level tinggi, seperti ekstraksi fitur, pengkodean, dan perbandingan citra masih dilakukan secara manual. Selain itu, kode-kode gigi yang digunakan dalam sistem-sistem tersebut hanya menangkap kerja gigi buatan.

Sistem pengidentifikasian PM dengan bantuan komputer yang lebih canggih adalah ADIS [3]. ADIS (Automated Dental Identification System) adalah sebuah alat automatisasi proses untuk pengidentifikasian PM yang telah didesain untuk mencapai hasil pengidentifikasian yang akurat dan tepat waktu dengan interfensi manusia yang minimum. ADIS memanfaatkan dental radiograph yang telah didigitalkan untuk memberikan sebuah daftar pendek dari citra yang cocok untuk ahli forensik gigi. Biarpun demikian, dental radiograph yang digunakan oleh ADIS adalah citra bitewing yang sulit untuk didapatkan PM dari korban [4].

Posted By : Evan Yofiyanto @ Evan’s Blog : Kuliah Informatika (kuliahinformatika.wordpress.com)

[FREAX]


Actions

Information

2 responses

12 02 2010
Nova imoet

wah mantap ni..
makasih ya….

3 10 2010
diahariasa

great article! kebetulan saya juga berminat di bidang Odontologi Forensik. nice..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: