Buku TA – Klasifikasi Gigi Molar & Premolar pada Dental Panoramic Radiograph : Latar Belakang Masalah

12 02 2010

Forensic radiology adalah bagian dari forensic medicine yang mempelajari tentang pengidentifikasian manusia menggunakan citra radiologi postmortem dari bagian-bagian tubuh yang berbeda termasuk kerangka, tengkorak, dan gigi. Pengidentifikasian dilakukan dengan membandingkan citra postmortem (PM) dengan rekaman antemortem (AM) dari orang yang hilang untuk menemukan rekaman yang serupa. Seorang ahli forensik membutuhkan minimum satu gigi molar pada setiap kuadran untuk dapat melakukan pengidentifikasian. Secara tradisional, pengidentifikasian berdasarkan gigi bergantung pada informasi seperti gigi yang hilang dan kinerja gigi. Saat ini, dengan kemajuan ilmu kedokteran gigi dan perawatan gigi oleh manusia, metode-metode tersebut sudah tidak dapat diandalkan lagi. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mengembangkan metode-metode baru dengan menggunakan fitur dental yang tidak terpisahkan untuk pengidentifikasian [1-2].

Baru-baru ini, perancangan dan pembuatan automated dental identification system (ADIS) untuk pengidentifikasian manusia dengan menggunakan dental radiograph telah dilakukan. Sistem ini bermanfaat dalam kasus-kasus di mana metode biometrik lainnya untuk pembuktian, diantaranya sidik jari dan iris tidak dapat dipakai lagi seperti dalam kasus korban kebakaran. Untuk membuat sebuah sistem yang benar-benar automatis, perlu diekstraksi fitur-fitur gigi pada citra dental dari orang yang hilang dan menyimpannya dalam sebuah database. Selama penemuan kembali, fitur-fitur untuk setiap gigi pada citra dental yang diproses perlu diekstraksi dan dibandingkan dengan yang ada dalam database. Untuk menemukan citra dental dengan fitur yang sesuai pada database, pencarian dilakukan satu per satu dengan ruang pencarian sebesar jumlah citra AM yang ada pada database. Sehingga, diperlukan waktu yang cukup lama untuk mengeksplorasi seluruh ruang pencarian. Jika dilakukan pembatasan pada perbandingan gigi dengan gigi yang memiliki jumlah susunan yang sama, hal ini tentu dapat mengurangi ruang pencarian dan meningkatkan kekuatan sistem.

Dalam pengekstraksian fitur, diperlukan sebuah metode shape representation yang sesuai dan dapat digunakan untuk pencarian berdasarkan kemiripan fitur. Shape representation dapat dikategorikan ke dalam metode measurement-based sederhana, berkisar dari ukuran yang sederhana seperti area dan rasio, dan metode transformation-based yang berkisar dari dari transformasi fungsional seperti fourier descriptors. Pada metode measurement-based tidak  terlalu mementingkan kontur dan lebih memperhatikan region. Sedangkan, metode transformation-based lebih memperhatikan kontur dari pada region. Dan sistem pengklasifikasian gigi molar dan premolar ini lebih membutuhkan informasi region untuk membedakan gigi molar dan premolar. Sedangkan, kontur tidak menjadi acuan utama karena seringkali kontur gigi yang didapatkan tidak terlalu jelas akibat noise pada dental panoramic radiograph.

Terdapat 4 tipe dental radiograph, yaitu citra periapical, bitewing, occlusal, dan panoramic. Citra periapical menyediakan sebuah gambar dari gigi depan, citra bitewing menunjukkan gigi molar dan premolar, citra occlusal menampakkan kerangka atau anatomi pathologis baik dari dasar ataupun langit-langit mulut, dan citra panoramic menunjukkan seluruh gigi diantara kedua rahang [1]. Setiap gambaran tersebut dapat digunakan untuk mengekstraksi fitur-fitur yang berbeda untuk pengidentifikasian. Sebagian besar ADIS yang telah dikembangkan menggunakan citra bitewing dan periapical. Padahal, sangat sulit untuk mendapatkan citra PM dari kedua jenis ini. Sedangkan, meskipun citra panoramic lebih sulit diolah karena tidak sejelas citra yang lain, citra ini sangat umum digunakan untuk perawatan gigi dan mudah untuk mendapatkan citra PM-nya. Oleh karena itu, tugas akhir ini akan menerapkan sebuah algoritma untuk pengklasifikasian gigi molar dan premolar dengan metode measurement-based pada dental panoramic radiograph.

Posted By : Evan Yofiyanto @ Evan’s Blog : Kuliah Informatika (kuliahinformatika.wordpress.com)

[FREAX]


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: